Arsip Terkini

  • in

    AMIN AMIN KYAI

    Suatu hari KH. Muslim Rifa’i Imampuro atau akrab dipanggil Mbah Lim dari Klaten, bertamu ke rumah KH Abdullah Salam yang akrab dipanggil Mbah Dullah Salam di desa Kajen, Pati. Setelah berbicara sebentar, lantas Mbah Lim menyodorkan stopmap, berisi doa dan resep-resep penyelesaian masalah bangsa yang beliau tulis, dan meminta Mbah Dullah Salam untuk berdoa. “Saya […] More

  • in

    NEGERI PALING KAYA

    Sungguh, seharusnya kita patut bersyukur karena hidup di salah satu negeri paling kaya di dunia. Kita kaya sumber daya alam; begitu kaya sehingga kita jadi tak enak pada negeri-negeri lain yang tak seberuntung kita. Karena itu, untuk menjaga ‘etika’ pergaulan, sebagai tuan rumah yang baik, kita merasa wajib mempersilahkan para ‘tamu’ untuk lebih dulu menyantap […] More

  • in

    (RE)PUBLIK YATIM PIATU

    Rasanya rakyat negeri ini sudah sah menyandang status yatim piatu. Tak lagi punya sosok yang begitu kasih melindungi dan mengembangkan. Yang tersisa, tinggal orang-orang asing. Sebagian kecil mungkin masih mendesiskan rasa kasihan meski tak bisa berbuat apa-apa. Namun yang lain sepertinya tidak lagi punya kepedulian tentang apapun yang mereka alami, apalagi yang mereka rasakan. Jadi, […] More

  • in

    AHLU NGEYEL WAL NEKAT

    Konon, setelah terlibat dalam konperensi yang alot; Donald Trump, Presiden Amerika, Theresa May, PM. Inggris, Edouard Philippe, PM. Perancis dan Vladimir Putin, Presiden Rusia; memutuskan untuk berlibur bersama. Berburu gajah di Afrika adalah pilihannya. Menjelang malam, pada hari pertama perburuan, seekor gajah berhasil ditangkap. Karena jauh dari pemukiman, mereka putuskan untuk mengikat gajah tersebut pada sebatang pohon dan menjaganya […] More

  • in

    LUPA

    Sungguh pahit untuk mengenang, betapa ‘lupa’ secara sadar telah diintegrasikan sebagai bagian penting kesadaran modern. Bahkan, sampai batas tertentu, ‘lupa’ tampaknya begitu diandalkan untuk menjaga kelangsungan peradaban ini. Kecepatan perubahan tema dan topik informasi, tampaknya sangat membantu kita untuk cekatan memelihara ‘lupa’. Jelas, orang tak mungkin mengakses semua informasi di balik satu peristiwa. Alih-alih peristiwa […] More

  • in

    SEDIKIT MENGINGAT GLOBALISASI

    Pada tahun 1980-an, kapitalisme menang atas komunisme. Tahun 1990-an kapitalisme sekali lagi menang atas demokrasi dan pasar bebas. Bagi sebagian orang yang tumbuh dan dibesarkan dengan keyakinan bahwa kapitalisme merupakan fondasi demokrasi dan pasar bebas, pasti akan terkejut saat mengetahui bahwa di dalam kapitalisme, demokrasi pun dapat dijual kepada penawar tertinggi; dan bahwa yang namanya […] More

  • in

    ORANG-ORANG KUAT

    Pada suatu ketika, beberapa pencari kebenaran datang menemui Junaid al Baghdadi untuk berguru. Tapi, begitu melihat Junaid al Baghdadi sedang duduk dikelilingi oleh segala macam kemewahan; mereka mengurungkan niatnya. Mereka kembali berkelana mencari guru yang sejati. Setelah sekian lama berkelana, akhirnya mereka menemukan seorang pertapa yang sedemikian sederhana hidupnya. Begitu sederhananya sehingga tak sesuatupun yang […] More

  • in

    PARA NASAR

    “Politik kita sudah menjadi politik nasar, politik para pemakan bangkai” tegas seorang kawan dengan berapi-api dalam diskusi rutin yang biasa kami selenggarakan. Nasar adalah jenis burung pemakan bangkai, seperti juga burung kondor. Semula saya sempat kaget karena menyangka ia menyebut Nazar, Nazarudin; yang dulu tampak pucat dan ketakutan ketika kali pertama tiba di Indonesia pasca […] More

  • in

    MUNDUR KE MASA DEPAN

    Orang jengkel ekspresinya bisa macam-macam. Salah satunya: berjalan mundur. Dulu, kejengkelan terhadap proses sosial-politik yang dirasa tak maju-maju, sering diungkapkan dengan cara ini. Sebenarnya ini jenis demonstrasi yang murah meriah, tanpa perlu keluar banyak biaya (bikin spanduk atau poster, misalnya), pesan yang ingin disampaikan sudah gamblang terbaca: proses sejarah sedang menapaki jalan kemunduran. Entah kenapa, […] More

  • in

    BANGSA KEPITING

    “Kecuali pelupa, bangsa kita juga suka memasak pakai geni blarak” ujar seorang kawan dalam suatu percakapan dengan saya. Kalau pelupa, saya paham karena sangat banyak contohnya; tapi geni blarak, api dari daun kelapa kering, tak segera saya pahami maksudnya. “Api yang dibuat dari daun kelapa kering itu memang cepat berkobar-kobar, tapi juga sangat cepat padam; […] More