Arsip Terkini

  • in

    INDONESIA YANG DICAMBUK…

    “Pada saat itu,” begitu beliau memulai cerita, “Saya merasa berada di ketinggian, entah dimana, saya tak tahu persisnya. Yang jelas, jauh, jauh di bawah, saya melihat sebuah ruang yang begitu besar dengan sekian banyak bola kecil, sangat kecil sehingga tak saya kenali ciri-cirinya!” “Tapi, semakin lama semakin jelas bahwa salah satu bola kecil itu adalah […] More

  • in

    MANAJEMEN LINGLUNG GAYA SYAIKH JUHA

    Bisakah masalah diselesaikan dengan masalah? Percayalah, itu sangat mungkin. Lebih-lebih bila kita berguru pada Syaikh Juha, sufi eksentrik yang terkenal gemar menjungkir-balikkan nalar. Suatu saat, datang seorang tamu mengeluhkan kesumpekan hidup. Bayangkan, begitu katanya, di rumah berukuran 5 x 7 meter, dia harus bersesakan dengan 2 orang tua, 2 mertua, seorang isteri, 5 anak dan […] More

  • in

    AKU SAKIT, KENAPA TAK KAU TENGOK?

    “Aku sakit, kenapa kau tak datang menengokKu?” Musa alaihi salam tertegun-tegun dengan sapaan Allah yang tak biasa ini. “Maha Suci Engkau ya Allah, bagaimana Engkau bisa sakit? Dimana pula aku bisa datang menengok?” jawab Musa alaihi salam kebingungan. “Tetanggamu sakit, tengoklah dan akan kau temui Aku disana!” Jadi, kalau kau tak ingin disentilNya seperti Musa […] More

  • in

    YA ALLAH, MAMPIRLAH KE INDONESIA

    “Mbok sekali-sekali Allah mampir ke Indonesia, menengok kita yang amnesianya entah sudah menginjak stadium berapa, sampai-sampai lupa bahwa kita sedang sakit luar biasa!” celetuk seorang kawan ‘aneh’, yang tanpa saya ketahui kapan datang dan perginya, kadang begitu saja nimbrung dalam ‘pengajian’ rutin di rumah saya. “Jangan sembarangan kalau bicara. Pertama, Allah itu ada dimana-mana dan […] More

  • in

    APAKAH KITA BANGSA YANG DICINTAI ALLAH?

    Ronggowarsito, pujangga besar terakhir dari Jawa, menggambarkan situasi zamannya sebagai kalatidha atau kalabendu, zaman bencana. Konon ini gambaran dari transisi hebat yang sedang terjadi di kerajaan Jawa, dimana pengaruh Belanda waktu itu sudah begitu kuat meruyak masuk ke segenap lini dan level kekuasaan. Begitu putus asanya Ronggowarsito terhadap situasi zamannya, sampai-sampai dia mengatakan: sekalipun dipimpin […] More

  • in

    HIPER TAFSIR DAN MASYARAKAT LINGLUNG

    Mungkin ini cerita lama yang sudah sering kita dengar, tapi ada baiknya kalau kita ulang untuk menyegarkan ingatan. Dulu, dan mestinya juga sekarang, banyak Kyai mengeluh saat didatangi para pemburu lotre yang mencari bocoran nomer yang bakal keluar. Tentu saja ini bikin jengkel, karena dengan seenaknya orang-orang ini mengidentikkan Kyai dengan peramal, atau -kalau sedikit […] More

  • in

    MASIHKAH KITA PERCAYA TUHAN?

    Entah dituntun oleh apa, seorang kawan yang lama menghilang dari peredaran tiba-tiba datang dan memberondong telinga saya dengan persepsi-persepsinya tentang Tuhan. Sekian lama ‘bertapa’ tampaknya membuat ia seperti gunung meledak, dalam satu tarikkan nafas mencoba memuncratkan seluruh lahar pikirannya ke otak saya. Begitulah, setelah panjang lebar membeberkan unek-uneknya, dengan terengah-engah sampailah dia pada pernyataan penutup: […] More

  • in

    PUASA: LANDASAN KEBERAGAMAN

    Dulu, ketika Khaled Abou El Fadl -salah satu ikon cendekiawan muslim ‘liberal’ yang tinggal di AS- menanggapi tudingan minor pasca 9/11 dengan membeberkan argumen-argumen tentang toleransi yang diajarkan dan direalisasikan dalam sejarah Islam; banyak tanggapan muncul. Sebagian tanggapan justru menekankan bahwa soal utamanya bukan keberagaman, toleransi atau lainnya. Bagi mereka, soal utamanya adalah rasa keadilan […] More

  • in

    MENCARI KEJERNIHAN

    Konon ada dua cara untuk memahami dunia. Cara yang pertama: masuki dunia sampai ke lorong-lorongnya yang paling tersembunyi; pelajari dia habis-habisan. Bongkar semua penjelasan yang ada, intip struktur-strukturnya, telisik semua sisinya; kalau perlu sampai ke ruang-ruangnya yang paling semu sekalipun. Inilah cara yang konon paling manjur untuk merebut ‘pengetahuan’ tentang dunia. Penguasaan atas ‘pengetahuan’ ini […] More

  • in

    MELIHAT TUHAN

    Agama mengajarkan pada manusia untuk mengenal dua realitas yang pasti akan dialaminya: yakni realitas surga dan neraka. Surga adalah tempat kebahagian, sebagai imbalan kebaikan yang pernah dilakukan. Sementara neraka adalah tempat siksa dan hukuman atas dosa yang dilakukan. Sebagaimana agama -yang memang diturunkan untuk manusia- pemaknaan inipun memang dirumuskan untuk manusia. Surga sebagai tempat menerima […] More