Arsip Terkini

  • in

    MAZHAB TETELAN

    “Kita seperti kehilangan ukuran untuk menentukan kebenaran” celetuk kang Sam sambil menyeruput sisa kopinya. Kyai Anom sendiri masih asyik mendengkur di pojok gotha’an, seperti tak peduli terhadap kegelisahan kami yang dipicu oleh pernyataan-pernyataannya. “Ada banyak sudut, jarak, sisi pandang yang melahirkan sekian banyak simpulan yang juga berbeda. Yang jadi masalah sekarang bukannya banyaknya simpulan, tapi […] More

  • in

    HALAQAH SANTRI MBELER

    “Yang waras, minggir!” geletar suara kyai Anom mengejutkan kami. Seperti biasa, dia bisa tiba-tiba saja nongol tanpa ada yang tahu kapan dia datang. Kami memang sering kurang waspada sehingga tak pernah bisa melihat dari mana arah datangnya; seringkali seperti mendarat dari langit, tahu-tahu dia sudah duduk bersandar di pojok gotha’an. Manusia satu ini memang cenderung […] More

  • in

    DEMO’KHAWARIJ’KRASI

    Semua gotha’an di pesantren mbah Sirra dibangun oleh orang tua santri, karena sejak awal beliau memang tidak berniat membangun pesantren. Gotha’an adalah istilah khas pesantren salaf di Jawa. Kecuali gotha’an, dipakai juga istilah kombongan. Bentuk gotha’an adalah semacam rumah panggung mini semi-permanen, terbuat dari kayu atau bambu. Istilah gotha’an sendiri sangat mungkin adalah plesetan santri […] More

  • in

    AHLU KERAH BERJAMAAH

    Kerah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia sedikitnya dipakai dalam dua definisi yang berbeda. Pertama, didefinisikan sebagai rodi. Sebagai kata dasar, kerah dalam definisi ini sebenarnya hampir tidak pernah terdengar dipakai oleh bahasa Indonesia; yang acap dipakai justru kata bentukannya seperti ‘mengerahkan’, ‘dikerahkan’ dan sebagainya. Definisi kerah yang lain adalah leher baju, dan dalam bahasa Indonesia […] More